TUGAS BAHASA INDONESIA MEMBUAT CERITA MENGENAI TEKNOLOGI ALAT BERAT DI 10 - 20 TAHUN YANG AKAN DATANG
Pengalaman Melihat Teknologi di Masa Depan
“Selamat Pagi Semuanya”
“Pagi Pak”
“Hari ini kita akan mengunjungi Academy City”
Dengan wajah yang bersemangat, Bapak memberitahu kegiatan kami hari ini. Aku sendiri kurang paham sama perkataan Bapak yang tiba-tiba ini, namun sepertinya dari raut wajah Bapak, sepertinya hari ini akan menarik.
“Jadi hari ini kita akan melakukan tur ke SetiaEngine Corp. Kalian cepatlah berkumpul di lapangan, kita akan segera berangkat. Bapak akan menjelaskannya di perjalanan.”
Dengan wajah yang sangat itu Bapak langsung keluar dari kelas, raut wajah murid di kelas sendiri cukup bermacam-macam. Jika kalian bertanya tentangku, Aku cukup bersemangat, entah mengapa tapi melihat wajah bapak yang seperti itu membuatku bersemangat juga.
Setelah berkumpul kami langsung diarahkan ke dalam Bus. Seperti yang Bapak janjikan, di dalam Bus kami mendengar penjelas Bapak mengenai kegiatan kami hari ini. Simpelnya, kami akan berkunjung ke sebuah Kota yang merupakan pusat ilmu pengetahuan bernama Academy City. Academy City merupakan kota yang memiliki kemajuan teknologi hingga 20 tahun lebih maju dibanding kota lainnya.
Kota ini seperti masa depan, semua itu berkat penelitian yang dilakukan disini. Nah, disana kami akan mengunjungi sebuah perusahaan Heavy Engine bernama SetiaEngine Corp. Perusahaan ini merupakan satu-satunya perusahaan yang memiliki kemajuan teknologi dalam bidang Heavy Engine. Tujuan kegiatan kali ini adalah, mempelajari kemajuan itu dan mencoba menerapkannya di kota-kota lain untuk pemerataan teknologi.
“Oke anak-anak, sebentar lagi kita akan segera sampai. Disana tolong jangan berbuat macam-macam dan menjelekkan nama sekolah. Kunjungan kita kali ini merupakan satu-satunya kesempatan untuk melihat masa depan, jadi jangan disia-siakan”
“Oke, Pak”
*Sampai di tempat tujuan
“Kita sudah sampai, kalian segeralah turun dan berbaris. Bapak akan bertemu dengan pemandu tur kita terlebih dahulu.”
“Siap”
Dari apa yang aku lihat di sepanjang perjalanan. Kota ini memang sangat luar biasa, benar-benar kota masa depan, di pinggir-pinggir jalan Aku melihat banyak sekali robot berbentuk tabung yang membersihkan jalanan, di langit sendiri ada sebuah benda terbang yang memberitahu info hari ini. Jika melihat transportasi-transportasi yang melintas, sepertinya mereka masih menggunakan bahan bakar minyak, zaman manusia bebas dari polusi ternyata masih jauh.
Setelah beberapa saat menunggu, pemandu kami pun datang. Dia adalah seorang pria dengan pakaian yang cukup biasa, berambut hitam pendek, tinggi, dan berkacamata. Dia memulai kegiatan kami dengan berkenalan terlebih dahulu. Dia juga menyuruh kami untuk menyebutkan nama kami, yang kalau dipikir tujuan pasti untuk mengenal tapi Aku ragu dia bisa mengingat semua nama kami dalam waktu sesingkat ini. Yah,gak penting juga sih, mungkin cuma formalitas.
Setelah menyelesaikan perkenalan kami dibimbing ke ruang satu ke ruang lainnya. Dia juga menjelaskan apa-apa yang mereka lakukan disini, dan pekerjaan seperti apa yang mereka lakukan.
Selesai menjelaskan bagian-bagian perusahaan, kami pun sampai di lapangan tempat unit-unit Heavy Engine diparkirkan.
“Jika dilihat dari luar, unit-unit disini memang sama seperti unit-unit biasa. Namun, unit-unit disini itu sangat spesial. Unit ini tidak memerlukan kunci untuk pengaktifannya, kami menggunakan tanda pengenal dan sidik jari untuk mengaktifkan unit. Hal ini digunakan untuk mencegah orang-orang tanpa ijin menggunakan unit, hanya unit dan tanpa pengenal yang terdaftarlah yang bisa menggunakannya.
Saat unit ini diaktifkan, ruang pengawas akan menerima data siapa dan unit apa yang sedang digunakan. Ruang pengawas juga memiliki hak untuk menonaktifkan unit secara paksa jika ada keanehan dalam unit atau penggunanya.
Di bagian dalam unit sendiri, ada monitor yang menunjukkan kondisi unit saat digunakan. Semua komponen dan bagian unit akan dimonitoring untuk keamanan, jika ada keanehan di suatu bagian, monitor akan menampilkan hal itu sehingga pengguna bisa tahu. Jika ada keanehan yang cukup fatal, unit akan langsung mematikan mesin untuk mencegah terjadi kejadian yang tidak diinginkan.
Selain itu, unit ini juga dilengkapi dengan inti AI yang mampu menjalankan unit secara otomatis. Namun, sampai saat ini kami belum bisa membuat AI yang mampu menggunakan unit secara penuh, untuk saat ini kami hanya mampu membuat unit ini bisa berjalan secara otomatis untuk operasi maju, mundur, dan berhenti. Untuk operasi lainnya masih dibutuhkan control dari manusia.
Sampai sini ada yang ditanyakan?”
Dari sekumpulan anak yang ada, ada seseorang yang mengangkat tangan.
“Ya, Rian. Apa yang ingin kau tanyakan?”
Melihat respon Pemandu, kami semua terkejut. Bagaimana bisa dia mengingat nama kami. Dengan sedikit ragu namun penasaran, Aku Pun bertanya.
“Maaf menyela Pak, Saya sedikit penasaran. Bagaimana Bapak bisa mengingat nama Rian padahal baru ketemu? Apakah Bapak bisa mengingat semua nama kami?”
“Ah itu kah, kalau itu jawabannya ada di kacamata ini. Kacamata ini menyimpan berbagai informasi yang ditangkap, karena itulah Saya bertanya nama-nama kalian sebelumnya.”
“Oh, begitu.. Seperti yang diharapkan dari orang masa depan.”
“Oke, yang lain? Rian”
“Pak, apakah mesin ini masih menggunakan bahan bakar diesel?”
“Ya, untuk masalah bahan bakar, kami belum bisa menemukan bahan bakar alternatif yang bisa menggantikan Diesel. Mungkin ini memalukan, tapi itulah kenyataannya. Sangat sulit menemukan energi yang cukup kuat untuk menggerakkan unit Heavy Engine ini. Mungkin di masa depan, kalian bisa menemukannya, Bapak berharap sama kalian. Yang lain, ada yang ditanyakan?”
“Tidak ada Pak.”
“Kalau begitu kita lanjut.”
Setelah itu, kami lanjut berkeliling. Pada akhir acara kami dipersilahkan makan bersama para pegawai di perusahaan ini. Tidak ada yang spesial, makanan dan cara makan mereka sama saja seperti orang biasanya. Kami makan dengan sangat bersemangat, terutama teman-temanku yang memang hobi makan-makan. Aku yakin kenangan hari ini pasti akan ku ingat terus dan kujadikan dorongan untuk membuat kemajuan teknologi dan mengalahkan teknologi Academy City.
.
Donny Setiawan
XII Tehnik Alat Berat 2
SMK Muhammadiyah Loa Janan
Komentar
Posting Komentar